Hoax Adalah Musuh Bersama. Mari Kita Melawan Bersama. Follow @agusmbojo

Tuesday, June 21, 2016

Tanggal 21 Juni 1961, seorang pria dari keluarga sederhana di Surakarta, terlahir dari pasangan Noto Mihardjo dan Sudjiatmi. Oleh kedua orangtuanya, kemudian diberi nama Joko Widodo.

Menghabiskan masa kecil di kota kelahirannya, Joko Widodo menjadi anak satu-satunya yang laki-laki. Ada tiga adik perempuan Joko Widodo.

Tumbuh dalam keluarga sederhana, bahkan beberapa kali kediamannya digusur oleh pemerintah kota setempat, Joko Widodo tetap menekuni dunia pendidikan. Hingga pada 1985, Joko Widodo menamatkan di Fakultas Kehutana Universitas Gajah Mada.

Kini, pria yang pada 2005 lalu mengawali karir politiknya sebagai Wali Kota Solo melalui PDI Perjuangan, lalu 2012 menjadi Gubernur DKI Jakarta, dan 20 Oktober 2014 diambil sumpahnya menjadi Presiden RI ke-7, pria yang akrab disapa Jokowi itu melejit namanya.

Kini, 21 Juni 2016 adalah ulang tahunnya yang ke-55. Tepat hari ulang tahun ini juga, sebagai Presiden, Jokowi tetap menjalankan aktivitasnya.

Selasa 21 Juni, agenda Jokowi adalah meninjau sejumlah proyek mangkrak yang sudah bertahun-tahun tidak digarap. Termasuk, meninjau penggemukan sapi di daerah Cibodas, Rumpin Kabupaten Bogor Jawa Barat.

Sebagai jurnalis, kami diminta untuk berkumpul di Istana Negara pukul 06.30 pagi. Kendaraan melaju tepat waktu, hingga tiba di lokasi. Tentu harus tiba, sebelum RI-1 tiba. Jokowi baru tiba sekitar pukul 8.45.

Namun di perjalanan, memang sempat menjadi perhatian mengenai ucapan ultah buat sang Presiden. Tentu saja, kantor menginginkan adanya berita soal itu. Bagaimana reaksi, ucapan dan cerita Jokowi soal ultahnya tepat hari ini. Namun samar-samar juga terdengar informasi, kami tidak dilarang mengucapkan itu. Walau pagi-pagi di mobil menuju lokasi, saya juga lattah mengucapkan via twitter.

Saat tiba di lokasi, informasi samar-samar itu menemukan kebenarannya. Kami diminta, agar tidak menanyakan soal ulang tahun beliau. Entah apa alasannya, tidak dipaparkan. "Bapak (Jokowi) tidak mau,".

Oke, kami manut perintah. Bukan karena apa, agar menjaga mood Presiden agar tetap bisa di doorstop, mengingat agenda masih panjang hingga jam 5 sore (17.00 WIB). Rencana kami, meminta tanggapan itu saat nanti, di akhir tinjauan proyeknya di proyek jalan tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu), kawasan Kalimalang.

Lihat videonya:

Kunjungan ke kunjungan yang lain, dilalui tanpa bertanya soal ultahnya. Walau terdengar juga, teman-teman dari jurnalis televisi yang terus ditanya oleh redaktur di kantor soal ucapan ultah itu.

Hingga akhirnya, di penghujung kunjungan proyek, Jokowi masih ingin meladeni pertanyaan wartawan. Di sela-sela menjelaskan soal Tol Becakayu, seorang jurnalis berujar,

"Pak Jokowi selamat ulang tahun pak," ujar jurnalis televisi.

Mendengar itu, sontak Pak Jokowi seperti tidak konsentrasi. Seperti konsentrasi beliau soal proyek ini hilang. Jokowi tidak menjawab ucapan jurnalis itu, dia hanya mengalihkan pandangan, lalu mengangkat tangan tanda tidak ingin menjawab pertanyaan itu.

Lalu Jokowi menoleh ke sisi kiri, tetapi tetap tersenyum. Sejumlah wartawan juga terdengar tertawa kecil, setelah mendengar ucapan itu.

Reaksi Jokowi yang tidak ingin disinggung soal ultahnya itu, membuat pertanyaan kembali soal proyek. Hingga beberapa menit memaparkan kembali, Jokowi langsung buru-buru meninggalkan lokasi. Sepertinya, menghindari pertanyaan soal ultahnya.

Di luar lokasi itu, sudah menunggu ratusan masyarakat yang dijadwalkan mendapatkan bantuan berupa sembako dari Presiden.

0 comments:

Arsip Tulisan

Total Pageviews

Terpopuler